SATU HARI SATU MALAM DI BAF
(BATURADEN ADVENTURE FOREST)
1.
Description
Kegiatan
outbond ke BAF yang sudah direncanakan oleh tutor Blok Character Building
akhirnya terlaksana pada tanggal 31 Oktober 2014 sampai tanggal 1 November
2014. Saya dan teman-teman anak keperawatan angkatan 2014 Universitas Jenderal
Soedirman berangkat dari kampus keperawatan menggunakan angkot hijau khas
angkot pariwisata di Kota Purwokerto, walaupun tempat pariwisata yang kami
kunjungi, bukan berarti kami berniat untuk berpariwisata. BAF ini merupakan
objek wisata yang bercirikan alam atau bahkan masih berbentuk hutan, dari
namanya saja sudah diartikan sebagai hutan. Mengapa para tutor memilih tempat
ini sebagai sarana untuk belajar kami? Tempat ini berisikan sebuah permainan
yang menguras kerjasama dan keberanian kita. Sehingga dari permainan ini maka
pribadi kita perlahan akan terbentuk sifat berani dan kerjasama tim yang lihai.
2.
Feelings
Siapa
yang tidak senang bila pergi berpariwisata bersama-sama, apalagi didalamnya
hanya berisikan bermain-main saja. Bermain sambil belajar merupakan kegiatan
yang sangat saya senangi, permainan-permainan didalamnya yang menggugah
adrenaline membuat saya ingin kembali merasakan. Fliying fox yang panjangnya
150 meter dan tinggi ±16
meter sangat menguras keberanian saya, hanya kepercayaan terhadap kesedian alat
yang mampu mengalahkan ketakutan.
3.
Evalution
Permainan
yang menguras keberanian terkadang membuat nyali menjadi ciut, sehingga banyak
teman saya yang berhenti dipertengahan permainan hanya karena tidak percaya
dengan keberaniannya sendiri, namun hal itu tidak menghambat kegiatan yang
lainnya. Selain itu dalam kegiatan outbond pasti ada kecelakaan ringan yang
terjadi, dari sekian banyak mahasiswa yang mengikuti kegiatan outbond beberapa
dari mereka ada yang cidera karena kurang berhati-hati.
4.
Analysis
Tentunya
sudah ada persiapan dan pelayanan yang maximal dari pihak BAF untuk
menanggulangi hal yang biasanya terjadi. Kegiatan yang dilaksanakan satu hari
satu mala mini sudah dipersiapkan dengn matang oleh pihak BAF. Diawal pertemuan
kami telah disambut dengan suasana hangat, diawali dengan perkenalan dan
pembagian kelompok menjadi 4 kelompok. Dari 4 kelompok itu disuguhkan satu
persatu permainan, permainan tersebut berjumlah sesuai dengan pembagian kelompok.
Permainannya yaitu pertama memindahkan ring dari bambu satu kebambu yang lain
dengan jarak yang susah dicapai, permainan ini membutuhkan kerjasama tim.
Permainan kedua yaitu Segitiga bambu yang ujungnya dikaitkan 7 tali, dimana
tali tersebut dipegang oleh anggota kelompok yang tidak berada disegitiga bambu
tersebut, segitiga bamboo tersebut ditunggangi oleh tu orang, dimana orang
tersebut sebagai komando untuk dapat menggerakkan bamboo tersebut. Permainan
itu membutuhkan komunikasi yang baik dari antar anggota kelompok, sedangkan
permainan yang ketiga adalah jarring kepercayaan, dimana sebuah jarring yang
dipegang kuat oleh anggota kelompoknya dan salah satu orang melompat dari atas
dan harus ditangkap oleh jarring itu, permainan itu membutuhkan kepercayaan
terhadap teman. Lalu permainan yang terakhir adalah permainan yang paling
menguras adrenalin, dengan harus melewati jembatan kayu yang dibuat jarang
jaraknya, lalu selanjutnya melewati sehelai tali dan diakhiri dengan fliying
fox, permainan itu membutuhkan keberanian.
5.
Conclusion
Permainan
yang disuguhkan kepada kami tidaklah tiada gunanya, semua permainan itu disisi
lain memiliki pelajaran posotif, dimana kita secara perlahan akan tumbuh sifat
kerjasama yang baik, komunikasi yang baik antar perorangan atau antar kelompok,
kepercayaang terhadap relationship kita, dan menumbuhkan sifat keberanian juga.
Sifat-sifat inilah yang membangun karakter kita.
6.
Action Plan
Permainan yang membangun karakter ini sangat
bermanfaat, karena kelak jika kita sudah masuk kedunia masyarakat social semua
sifat itu akan bermanfaat. Dari permainan itu saya mendapatkan pelajaran yang
sangat bermanfaat yang kelak akan saya pakai dalam dunia kerja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar